DPMPTSP Sulbar Ajak Investor Kelola Potensi Kakao Sulbar

  • Bagikan

MAMUJU, RADAR SULBAR – Sulawesi Barat menjadi daerah episentrum untuk komoditas kakao. Fakta ini menjadi peluang sangat besar untuk melakukan investasi industri pengolahan.

Dalam data peta peluang investasi proyek prioritas strategis sektor kawasan industri, Desa Kuajang, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar adalah lokasi paling strategis untuk berdirinya industri pengolahan Cocoa Powder dan Cocoa Butter (KBLI 10731). Lokasi ini merupakan hamparan lahan datar seluas 10 Ha.

Menurut Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Sulbar Muhammad Rahmat, Desa Kuajang, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar adalah wilayah yang dekat dengan bahan baku kakao.

Selain itu, wilayah ini juga didukung dengan tersedianya faktor penunjang, seperti energi listrik hingga 50 MW dari gardu induk Polewali Mandar, pengembangan jalur kereta trans Sulawesi dan pelabuhan Tanjung Silopo yang hanya
berjarak 14,5 km dari lokasi.

“Dengan berbagai jaminan kemudahan investasi yang diberikan oleh pemerintah Provinsi Sulawesi Barat maupun dukungan Pemerintah Polewali Mandar, maka kami mengajak investor untuk bisa memanfaatkan peluang ini,” kata Muhammad Rahmat.

Secara teknis, sambung Muhammad Rahmat, potensi ini didukung dengan tersedianya potensi air tanah melimpah serta dekat dengan sumber air baku Sungai Lantora dan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Amola Binuang dengan kapasitas 30 liter per detik. Kemudian pada lokasi
indikatif sudah tersedia jaringan BTS dan internet kabel, juga tersedia jaringan drainase periodik.

“Potensi yang paling penting adalah lokasi indikatif industri pengolahan kakao ini sangat berdekatan dengan sebaran perkebunan kakao milik rakyat sehingga jarak industri dengan bahan baku nantinya akan sangat dekat. Selain itu, juga berada pada akses jalan utama kabupaten, memiliki aksesibilitas yang baik dengan infrastruktur-infrastruktur pendukung seperti jalan nasional, pelabuhan, dan bandara,” urai Muhammad Rahmat Sanusi. (adv)

  • Bagikan