Tina Wahyufitri: IDI Membantu Perencanaan Pembangunan Politik

  • Bagikan
Kepala BPS Sulbar, Tina Wahyufitri menyampaikan sambutan saat pelaksanaan FGD IDI 2022, Senin 10 April 2023.--Foto Ist--

MAMUJU, RADARSULBAR.CO.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) Sulbar menggelar focus group discussion Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) tahun 2022. Berlangsung di Grand Maleo Hotel & Convention Mamuju, Senin 10 April 2023.

Kepala BPS Sulbar, Tina Wahyufitri menjelaskan bahwa IDI merupakan ukuran pembangunan politik yang digunakan oleh pemerintah pada RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) 2010 – 2014, 2015 – 2019, serta 2020 – 2024.

Tina juga menjelaskan bahwa IDI merupakan kerja bersama instansi pemerintah yaitu Kememkopolhukam, BPS, Bappenas, Kemendagri, serta pemerintah daerah.

“Secara umum, manfaat IDI adalah menunjukkan tingkat perkembangan demokrasi setiap daerah, membantu perencanaan pembangunan tingkat provinsi, serta pemerintah dan masyarakat dapat mengambil langkah-langkah tertentu untuk memperbaiki kinerja demokrasi,” kata Tina Wahyufitri.

Tina Wahyufitri menambahkan, dalam proses IDI dibentuk kelompok kerja (Pokja) yang terdiri dari unsur pemerintah seperti Bappeda, Kesbangpol, DPRD, BPS, akademisi, media massa, dan LSM. Keberadaan Pokja ini sangat penting karena lingkup kerjanya memberi masukan indikator dan metodologi IDI serta menyosilisasikan kepada masyarakat.

Tina Wahyufitri menjelaskan data IDI 2022 dilakukan melalui koding surat kabar harian terbesar, koding dokumen resmi seperti perda dan dokumen lainya. Data tersebut masih bersifat kuantitatif dan belum sempurna sehingga perlu dilakukan FGD untuk mendiskusikan lebih dalam.

“Karena sangat penting, kami berharap dalam FGD banyak masukan sehingga dihasilkan IDI yang akurat,” tandas Tina Wahyufitri. (*)

  • Bagikan