Komisi IX DPR RI Andi Ruskati Gelar Sosialisasi KIE Obat dan Makanan

  • Bagikan

POLEWALI, RADARSULBAR.CO.ID — Anggota Komisi IX DPR RI Dapil Sulawesi Barat (Sulbar) Andi Ruskati Ali Baal menggelar sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat melalui Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) Obat dan Makanan kepada masyarakat di dua titik di Lingkungan Kiri Kiri dan Jambutua Kelurahan Darma, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polman, Jumat 2 Juni 2023.

Kegiatan sosialisasi itu digelar dengan menggandeng Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Mamuju.

Politisi Gerindra itu melanjutkan, saat ini produk kosmetik menjadi kebutuhan dan barang yang mudah didapat.

“Hati-hati memakai cream pemutih, kita terlebih dulu harus melakukan pengecekan KLIK atau kemasan, label, izin edar dan kedaluwarsa suatu produk, dan mengecek kandungannya jangan sampai mengandung merkuri atau campuran berbahaya lainnya,” ujar Andi Ruskati Ali Baal.

Karena itu, Ketua Partai Gerindra Sulbar itu menekankan pentingnya warga mengetahui cara memilih obat dan produk kosmetik yang aman. Ia mengingatkan masyarakat agar berhati-hati memilih obat tradisional dan produk kosmetik.

Sebagai Mitra Kerja Komisi IX DPR RI, lanjut dia menyarankan masyarakat untuk melakukan pengecekan KLIK.

Lanjutnya, KLIK atau kemasan, label, izin edar dan kadaluwarsa suatu produk. Menurutnya harus menjadi perhatian masyarakat saat memutuskan menggunakan produk kosmetik.

Istri Mantan Gubernur Sulbar itu meminta kepada masyarakat untuk memastikan label tercantum lengkap dan jelas.

Tanda kadaluwarsa suatu produk menjadi tanda sebuah produk aman digunakan bagi kesehatan. Apabila menemukan produk kosmetik yang sudah melewati batas kedaluwarsa karena akan berdampak terhadap kesehatan.

Ditempat sama, Kepala Balai POM Mamuju Provinsi Sulbar Sulianto, menyampaikan sudah menjadi tanggung jawab BPOM mengedukasi ke masyarakat untuk mengecek produk-produk yang dikonsumsi seperti makanan, obat dan kosmetik.

“Secara rutin kami selalu melakukan pengawasan dengan mengambil sampel untuk menguji apakah produk-produk yang dikonsumsi masyarakat itu sehat dan tidak mengandung bahan berbahaya,” ungkapnya.

Ia berharap, masyarakat semakin cerdas memilih obat dan makanan yang layak. (mkb/jaf)

  • Bagikan

Exit mobile version