Cuaca Ekstrem, Waspada Melintasi Jalur Rawan Longsor

  • Bagikan
BERSIHKAN. Alat berat milik PPK 1.3 Majene sementara bersihkan material longsor di Desa Onang Utara Kecamatan Tubo, Majene, Minggu 23 Oktober. --muh.mabrur/radarsulbar--

MAJENE, RADARSULBAR — Longsor kembali terjadi di jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Desa Onang Utara Kecamatan Tubo, Kabupaten Majene, sekitar pukul 07.00 WITA, Minggu 23 Oktober 2022.

Kepala PPK 1.3 Majene Muhammad Idris Djafar menjelaskan, longsor disebabkan kondisi lekat tanah lemah akibat hujan beberapa hari terakhir. “Panjang longsor sekitar 25 meter, Tinggi sekitar 15 meter, Lebar menutup satu badan jalan. Sehingga arus lalulintas melalui bahu jalan,” jelas Idris.

Atas kejadian itu, pihaknya langsung bergerak melakukan penanganan dengan menurunkan alat berat di lokasi kejadian. Tidak ada korban jiwa atas kejadian ini, namun pengguna jalan tetap waspada, apalagi saat kondisi hujan deras di titik longsor.

“Saat ini musim cuaca ekstrim ketika melintas di wilayah rawan longsor (Lombokna, Onang dan Sangiang) berhati – dan waspada karena tanah dan batuan masih banyak yang labil dan rawan bisa terjadi longsor,” pungkasnya. (r2/jaf)

  • Bagikan

Exit mobile version