POLEWALI MANDAR RADAR SULBAR — Warga Lingkungan Takatidung Kelurahan Takatidung Kecamatan Polewali Polman, Jawahir yang sudah enam tahun bermimpi ingin memilik sambungan listrik PLN. Akhirnya terwujud berkat program Light Up The Dream atau Listrik untuk Nyalakan Mimpi dari PLN, Rabu 26 Maret.
Selama ini Jawahir dan keluarganya ingin memiliki sambungan listrik sendiri ke rumahnya tetapi karena keterbatasan ekonomi tak mampu membiayai penyambungan dan instalasi listrik. Berkat program PLN menjadi berkah tersendiri di bulan Ramadan ini.
Bupati Polewali Mandar Samsul Mahmud mengapresiasi PT PLN (Persero) UP3 Mamuju dan PLN ULP Polewali dengan adanya program Light Up The Dream (Listrik untuk Nyalakan Mimpi). Dimana PLN melakukan penyambungan listrik gratis bagi masyarakat kurang mampu.
Hal tu disampaikan Samsul Mahmud saat melakukan penyalaan listrik bagi salah satu rumah warga kurang mampu milik Jawahir di Lingkungan Takatidung Kelurahan Takatidung Kecamatan Polewali, Rabu 26 Maret.
“Pemasangan listrik gratis kepada warga kurang mampu sangat menginspirasi bagi jajaran Pemkab Polman. Karena ternyata bantuan penyambungan listrik gratis ini sumber danaya bukan dari anggaran resmi PLN tetapi urungan dari karyawan PLN yang menyisihkan penghasilannya untuk berbagi dengan program Light Up The Dream. Apalagi
biasanya butuh biaya yang lumayan untung penyambungan listrik tetapi dengan adanya program ini masyarakat kami yang kurang mampu dapat terbantu. Terima kasih atas bantuan dari PLN UP3 Mamuju dan PLN ULP Polewali,” ujar Samsul Mahmud.
Program ini mengispirasi jajaran Pemkab Polman untuk melakukan hal sama jika nantinya pejabat dan ASN Pemkab Polman mendonasikan sebahagian pendapatannya untuk kegiatan sosial seperti apa yang dilakukan PLN.
Sementara itu, Manager PLN UP3 Mamuju Manihar Hutajuluk mengatakan ini adalah program kepedulian pegawai PLN, ada keluarga masyarakat kurang mampu kini bisa menikmati penyambungan listrik secara gratis.
“Program Light Up The Dream sendiri merupakan bantuan yang berasal dari donasi pegawai PLN dengan tujuan untuk meringankan beban masyarakat yang kurang mampu dalam mendapatkan listrik. Bagaimana menyalakan mimpi bagi keluarga kurang mampu bisa menikmati penyambungan listrik secara gratis,” ujar Manihar Hutajuluk.
Program Light Up The Dream kata dia anggarannya bukanlah berasal dari perusahaan tetapi donasi dari karyawan PLN saat mereka menerima tambahan penghasilan diluar dari gaji termasuk THR.
“Sehingga kita karyawan PLN urungan untuk membantu masyarakat kurang mampu yang belum memiliki listrik. Dalam penentuan sasaran warga yang akan dipasangi listrik ada beberapa kreteria, salah satunya rumah sangat sederhana dan belum memiliki aliran listrik,” terang Manihar Hutajuluk.
Program ini sudah dijalankan sejak tahun 2020 sudah seraturan rumah jadi sasaran program di Polman. Program ini tak target berapa penyambungan dilakukan tetapi minimal setahun ada lima rumah. Selain mendapatkan penyambungan gratis, PLN juga menyalurkan bantuan bingkisan Ramadan kepada masyarakat sasaran.
Sedangkan, penerima sambungan listrik gratis PLN, Jawahir mengaku terharu dan berterima kasih kepada PLN atas bantuan penyambungan listrik gratis ini. Karena sudah enam tahun memimpikan memiliki sambungan listrik PLN sendiri karena selama ini hanya menyambung dari rumah saudarannya.
“Saya berterima kasih kepada PLN atas bantuan penyambungan listrik gratis termasuk mendapatkan bingkisan ramadan. Selain itu saya juga berterima kasih ke Bupati Polman yang datang langsung menyalakan listrik kami. Ini merupakan berkah Ramadan bagi keluarga kami,” tutup Jawahir dengan mata berkaca kaca tanda bahagia. (mkb)