Perusahaan di Penajam Beri Bantuan Kepada Otorika IKN

  • Bagikan

PENAJAM, RADARSULBAR.CO.ID – Sejumlah perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur memberikan bantuan melalui tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) kepada Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Perusahaan bersedia berikan bantuan yang dibutuhkan Otorita IKN,” ujar Deputi Bidang Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN Alimuddin melalui keterangan pers tertulis yang diterima di Penajam, Senin.

Bantuan dari perusahaan tersebut, tambah dia, untuk melakukan revitalisasi di bidang pendidikan, kesehatan, kebudayaan, dan peternakan, serta membuka pusat pelatihan bahasa asing.

Perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Penajam Paser Utara tersebut siap memberikan bantuan, salah satunya untuk sekolah yang berada di wilayah Ibu Kota Negara atau IKN Indonesia bernama Nusantara.

“Bantuan yang diberikan berupa rehabilitasi bangunan sekolah maupun penyediaan peralatan dan perlengkapan pembelajaran,” jelasnya.

Pusat pelatihan bahasa asing seperti yang sudah dilakukan PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur, yang telah membuka program Kampung Inggris di Kelurahan Lawe-Lawe, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara.

Program pelatihan bahasa asing tersebut, ke depan bakal dikembangkan di wilayah sekitar IKN sesuai permintaan dan kebutuhan masyarakat.

Kesepakatan bersedia memberikan bantuan diungkapkan sejumlah perusahaan dalam pertemuan perwakilan 27 perusahaan dengan Otorita IKN yang digagas Kedeputian Bidang Sosial, Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat.

Perwakilan perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Penajam Paser Utara tersebut di antaranya PT Astra, PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur, PT Korindo, Indomart dan Alfamidi.

Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia atau IPEWI Jawa Tengah, kata Alimuddin, juga akan turut memberikan kontribusi untuk meningkatkan keterampilan masyarakat IKN Nusantara.

Bantuan yang diberikan IPEWI Jawa Tengah antara lain berupa pelatihan kerajinan kulit, UMKM (usaha mikro kecil menengah) serta
pelatihan Ecoprint atau teknik mencetak pada kain menggunakan pewarna alami dan membuat motif dari daun secara manual dengan cara ditempel sampai timbul motif pada kain.

Oleh : Nyaman Bagus Purwaniawan
Editor : Abdul Hakim Muhiddin

  • Bagikan