2 Tahun ABM-Enny, Banyak PR – Radar Sulbar
Ragam

2 Tahun ABM-Enny, Banyak PR

KETUA DPRD Sulbar Amaliah Aras tanda tangani berita acara penyerahan rekomendasi atas LKPj Gubernur Sulbar 2018, di ruang rapat paripurna DPRD Sulbar, Senin 13 Mei 2019. (adhe/RDR)

RADARSULBAR.CO.ID — DPRD Sulawesi Barat, kemarin, menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian rekomendasi DPRD Sulbar terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur 2018.

Ketua DPRD Sulbar, Amaliah Aras mengatakan, ada beberapa catatan sebagai bahan evaluasi Pemprov Sulbar, diantaranya, masalah paternakan, pertanian, perikanan dan pejabat pelaksana tugas (Plt) yang sudah setahun tak dilantik-lantik padahal aturannya hanya enam bulan.

“Pertanian, masalah bibit, pupuk dan soal pembagian Sandeq juga. Serta segi kesehatan, pendidikan dan infrastruktur. Yang jadi sorotan adalah Sulbar ekonominya naik, tapi angka kemiskinan juga ikut naik. Seharusnya ketika ekonomi naik, kemiskinan harus turun,” papar politisi Partai Demokrat itu.

Dia kembali menekankan, dua tahun kepemimpinan Ali Baal Masdar bersama Enny Anggraeny (ABM-Enny), masih banyak yang perlu dievaluasi, sekaligus jadi pekerjaan rumah. Termasuk pencapaian infrastruktur, contohnya pada jalan di Desa Batuisi Kecamatan Kalumpang.

Dari total pengerjaan 42 Km, Pemprov Sulbar hanya menyentuh 2 kkm. Berarti masih ada 40 Km yang menjadi PR bagi kepemimpinan Ali Baal Masdar kedepannya. “Itu contoh kecil. Bagaimana dengan di daerah lain, seperti di Ulumanda, Tobadak 7 yang tak selesai sampai hari ini?,” sebut Amaliah.

Dalam pandangannya, Anggota Komisi I DPRD Sulbar, Abdul Rahim menekankan bahwa pihaknya belum melihat adanya keseriusan dalam tata kelola pemerintahan. Rahim menyiggung penempatan pejabat, yang seharusnya sesuai kemampuan atau latar belakang pejabat yang bersangkutan.

“Ada semangat yang semakin hari semakin menurun, menurut saya. Itu menjadi tugas utama dari Sekda Provinsi, untuk memberikan perhatian dan evaluasi bersama,” jelas Rahim di ruang rapat dewan.

Menurut politisi NasDem itu, dua tahun kepemimpinan Ali Baal Masdar dan Enny Anggraeny (ABM-Enny), belum bisa menentukan titik-titik strategis pembangunan. Olehnya, rekomendasi DPRD diharap tak mental. Tapi, dijalankan secara konsisten agar ‘lubang-lubang’ di pemerintahan bisa ditutup satu per satu.

Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar menerangkan bahwa apa yang telah menjadi keputusan rekomendasi tersebut akan ditindaklanjuti dalam bentuk perbaikan-perbaikan. “Saya berharap hubungan dan kerja sama dengan legislatif tetap terjalin dengan baik,” sebut Ali.

Gubernur menambahkan, prioritas Pemprov Sulbar kedepan tak akan melenceng dari visi misi, arah kebijakan, strategi prioritas serta program kerja. “Ini merupakan tahun pertama pelaksanaan RPJMD Sulbar periode 2017-2022. Kami terus berupaya dan berkomitmen dapat melaksanakan pembangunan tersebut,” tandasnya. (m2/**)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top