Atribut Kampanye – Radar Sulbar
Features

Atribut Kampanye

M. Danial

MASA kampanye Pemilu Tahun 2019 dimulai sejak pekan terakhir September 2018 yang lalu. Tapi, aroma kampanye pemilu serentak 2019 baru makin terasa hari-hari belakangan ini. Sekira tiga bulan masa awal kampanye, pemasangan atribut peserta Pemilu belum begitu ramai.

Catatan: M. Danial (Pemerhati Pemilu dan Demokrasi)

Sangat berbeda dengan hari-hari belakangan, mendekati hari perayaan kedaulatan rakyat: Pemilu Serentak 2019. Atribut kampanye makin semarak. Merupakan gambaran semangat. Ekspresi kegembiraan menyongsong hari penentuan masa depan bangsa lima tahun berikutnya.

Memilih wakil rakyat di parlemen tingkat pusat, provinsi, dan kabupaten/ kota, dan DPD, serta Presiden dan Wakil Presiden. Pemilu adalah mengenai kedaulatan rakyat, maka sangat pantas dan selayaknya disambut dengan rasa sukacita. Kegembiraan sebagai bangsa. Ceria untuk merayakan kedaulatan rakyat. Bukan dengan rasa tegang, cemas, risau.

Melakoni hari-hari menuju 17 April 2019, idealnya tidak selalu ramai dengan lontaran bernada ancaman, intimidasi, dan semacamnya. Yang perlu menjadi perhatian, adalah atribut kampanye yang memenuhi ruang publik. Lokasi yang sudah ditetapkan sebagai zona APK, tidak bisa dibedakan lagi dengan yang bukan zona.

Setiap lokasi strategis, ramai dengan atribut kampanye beraneka ukuran. Tempat-tempat yang dilarang, tidak terkecuali pepohonan, semua ramai. Dengan nada canda, seorang teman mengatakan, bahwa peraturan zona APK sudah berakhir seiring berlalunya tahun 2018.

Peraturan mengenai atribut kampanye, telah menetapkan bentuk, jenis, bahkan ukuran alat peraga berupa baliho, spanduk, atau umbul-umbul. Begitupun yang berupa poster, stiker, yang dilarang dipasang di sembarang tempat.

Prev1 of 2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top