Waspada WNA Masuk DPT – Radar Sulbar
Politik

Waspada WNA Masuk DPT

ANGGOTA Bawaslu RI, Fritz Edwar Siregar (kiri) dan Ketua Bawaslu Sulbar, Sulfan Sulo (kanan) pada diskusi publik di Mamuju, belum lama ini. (imran/RDR)

RADARSULBAR.CO.ID — Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 sangat rumit. Rentan pelanggaran. Begitu pernyataan Anggota Bawaslu RI Koordinator Divisi Hukum, Fritz Edward Siregar pada Diskusi Publik Pengawasan di Mamuju, Sulawesi Barat.

Pelanggaran dimaksud, baik itu pada proses kampanye, bahkan terjadi pada hari pencoblosan. Maka fokus pengawasan kedepan, kata dia, perekrutan pengawas TPS, hingga pengawasan pada Warga Negara Asing (WNA) yang memiliki KTP elektronik.

“Bawaslu melakukan pengawasan langsung terhadap dugaan sejumlah pemilih WNA. WNA terdaftar dalam DPT bertentangan dengan UU Nomor 7 Tahun 2017. Dan saat ini 158 orang WNA yang diduga masuk dalam DPT (Daftar pemilih Tetap). Itu paling banyak di Bali. Dan beberapa daerah lainnya. Untuk di Sulbar itu belum ada laporan,” beber Edward, belum lama ini.

Menurut Edward, WNA masuk dalam DPT lantaran pelaksanaan pencocokan dan penelitian data pemilih (Coklit) yang tidak sempurna. “Seandainya sempurna itu tidak ada terjadi. Jelasnya, walaupun WNA sudah tinggal lama di Indonesia, itu tidak boelh masuk DPT,” tegasnya.

Ketua Bawaslu Sulbar Sulfan Sulo menambahkan, pengawasan WNA dimaksimalkan di setiap TPS. Bulan ini, pihaknya menarget sudah melakukan pelantikan pengawas TPS. “Sementara ini kami sedang merekrut, dan pengawas TPS harus lebih hebat dari saksi-saksi,” ungkapnya.

Bawaslu juga berkomitmen menindak tegas segala bentuk pelanggaran. Termasuk menindaklanjuti beredarnya video yang menampilkan Bupati Mamuju Tengah Aras Tammauni diduga melanggar sebab mengampanyekan salah satu calon presiden dalam sebuah acara. (imr/**)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top