Galang Dana untuk Bencana Sumarorong – Radar Sulbar
Mamuju

Galang Dana untuk Bencana Sumarorong

MAHASISWA dari Gepma Sulbar melakukan aksi penggalangan dana di perempatan jalan Simbuang, Mamuju, Minggu 10 Maret 2019. (imran/RDR)

RADARSULBAR.CO.ID — Jumat pekan kemarin, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat dilanda banjir bandang dan longsor. Melanda Kecamatan Sumarorong, Nosu dan Kecamatan Pana. Paling parah melanda Desa Uru Batu, Sumarorong.

Bencana menyeret puluhan rumah dan menutup akses tiga kecamatan itu. Pemerintah daerah melalui istansi terkait langsung turun tangan melakukan penanganan, mendata dampak bencana sekaligus memberikan bantuan.

Tidak terkecuali Gerakan Pelajar Mahasiswa (GEPMA) Kecamatan Aralle serta himpunan Mahasiswa Kabupaten Mamasa turun ke jalan-jalan di Mamuju, melakukan penggalangan dana.

Pelaksana tugas Ketua Himpunan Mahasiswa Kabupaten Mamasa, Muliawan mengatakan, aksi penggalaangan dana serentak di beberapa daerah sebagai bentuk kepedulian terhadap korban yang rumah mereka terseret akibat banjir dan longsor.

“Ada beberapa rumah warga rusak akibat longsor di Sumarorong, Nosu, dan Pana. Ada puluhan, dan sangat memerlukan bantuan,” jelasnya, Minggu 10 Maret.

Pihaknya melihat, banjir dan longsor tiga kecamatan itu, karena kondisi lungkungan yang kini makin memprihatinkan. Sementara bentuk antisipasi pemerintah terhadap titik rawan bencana di Sulbar, masih kurang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencan Daerah (BPBD) Mamasa Daud Sattu memaparkan, dampak bencana di tiga kecamatan itu, terdapat rumah rusak berat delapan unit, rusak sedang enam unit dan rusak ringan 18 unit.

Hingga sore kemarin, Minggu 10 Maret, kondisi akses jalan yang menghubungkan tiga kecamatan itu masih tertutupi longsor. “Untuk korban kita sudah kirim bantuan logistik, sementara untuk jalan masih sementara ditangani,” sebutnya, sore kemarin. (imr/**)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top