Ancaman DBD di Sulbar – Radar Sulbar
Radar Metro

Ancaman DBD di Sulbar

Waspada nyamuk Aedes Aegepti, biang kerok penyebaran DBD.

RADARSULBAR.CO.ID — Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Provinsi Sulawesi Barat kian menghawatirkan. Penderita meninggal sudah 10 orang. Dua di Kabupaten Mamuju, dan delapan di Kabupaten Pasangkayu.

Peta situasi DBD Sulbar per Januari 2019, Pasangkayu menjadi kabupaten dengan status darurat dengan incidence rate (IR) masuk kategori awas. Empat kabupaten kategori waspada adalah Mamuju Tengah, Mamuju, Majene, dan Polewali Mandar. Untuk Mamasa masuk IR-nya kategori aman.

“IR ini sama dengan jumlah Kasus DBD/ jumlah penduduk dikali 100 ribu penduduk. Dari enam kabupaten, satu Kategori Awas 4 Kategori Waspada dan 1 Kategori Aman,” beber Kepala Dinas Kesehatan Sulbar, Achamd Azis, Rabu 30 Januari.

Dibutuhkan peran serta masyarakat dalam membudayakan program pencegahan, memberantas nyamuk Aedes Aegepti yang menjadi vektor penyebaran DBD. Minimal 3M; Menutup, Menguras dan Mengubur.

“Lebih banyak kepada kebersihan lingkungan. Jadi, masyarakat harus terlibat menjaga lingkungan. Dan kami sendiri masih menganjurkan itu, 3 M secara berkala,” ujarnya.

Gerakan 3 M dimaksud, menutup segala tempat yang bisa menampung air, baik di dalam maupun di luar rumah. Menguras tempat-tempat penampungan air seperti bak mandi, akuarium, dan vas bunga satu hingga dua kali seminggu. Kemudian, mengubur semua objek yang bisa menampung air, seperti kaleng bekas atau wadah plastik. (imr/rul)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top