Pelaku Penelantaran Bayi Sulit Terungkap – Radar Sulbar
Radar Metro

Pelaku Penelantaran Bayi Sulit Terungkap

Kapolda Sulbar Brigjen Pol Baharuddin Djafar didampingi jajarannya pada Kopi Morning bersama media di Warkop 157 Mamuju, Senin 20 Agustus 2018. (imran/RDR)

RADARSULBAR.CO.ID — Penyelidikan atas kasus penelantaran bayi pada beberapa daerah di Provinsi Sulawesi Barat, belum juga menemui titik terang.

Satgas Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan KB (P3AP2&KB) Sulbar Yurlin Tamba mengharapkan adanya penanganan serius terhadap kasus ini.

Dia mencatat, tiga tahun terakhir ada sembilan kasus penelantaran bayi di Sulbar. Empat kasus di Mamuju, dua kasus di Polman, dan masing-masing satu kasus di Majene, Mamuju Tengah dan Mamasa. Sembilan kasus tersebut, tiga bayi meninggal dan enam bayi diasuh oleh orang tua angkat sesuai prosedur Calon Orang Tua Angkat (COTA). “Jadi tidak heran kasus ini akan terulang terus karena tidak ada efek jera kepada pelaku,” ujar Yurlin, Senin 20 Agustus.

Menurutnya, kemungkinan masih banyak kasus yang tidak terlaporkan, dan terselesaikan secara kekeluargaan. Atau dengan menyerahkan anaknya ke orang yang membutuhkan. Upaya yang dilakukan, lanjut Yurlin, pihaknya sendiri sudah melakukan tindakan preventif melalui sosialisasi.

Mengingat budaya dan nilai agama dalam masyarajat kian memperihatinkan. “Orang lebih takut dan malu terhadap sesama manusia ketimbang malu kepada Tuhan,” ungkapnya.

Kapolda Sulbar Brigjen Pol Baharuddin Djafar mengharapkan Dirkrimum terus mengawal kasus tersebut dan melaporkan ke Bidang Humas setiap ada perkembangan, sehingga publik mengetahui bahwa penanganan kasus ini tetap berjalan. “Setiap ada perkembangan sampaikan ke Humas agar disampaikan ke media dan masyarakat juga mengetahui proses yang berkembang,” ujar Kapolda.

Dirkrimum Polda Sulbar Kombes Pol Yaved Duma Parembang mengakui, tiga kasus penelantaran bayi yang terjadi tahun ini di Salletto Mamuju, Mamasa dan Polman masih dalam penyelidikan.

“Untuk di Mamasa terdapat dua nama yang diduga pelaku, satunya belum pernah hamil, jadi satunya lagi belum diperiksa. Di Salletto masih penyelidikan juga. Begitupun di Polman masih diselidiki oleh Polres Polman,” ungkapnya. (***)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


To Top