Kasus Sabu di Majene, Polda Backup BNN – Radar Sulbar
Majene

Kasus Sabu di Majene, Polda Backup BNN

TKP pembuatan sabu di perumahan BTN Griya Pesona Lembang Kelurahan Lembang Kecamatan Banggae Timur, Majene. (edy/RDR)

RADARSULBAR.CO.ID — Dua hari belakangan, aparat kepolisian melakukan penjagaan ketat di perumahan BTN Griya Pesona Lembang Kelurahan Lembang Kecamatan Banggae Timur, Majene, Sulawesi Barat.

Tepatnya pada Rumah Blok A6, tempat tersangka Wahyu meracik sabu. Garis polisi terpasang di sekitar bangunan ini. Tak satupun bisa masuk ke rumah kontrakan itu, kecuali pihak BNN dan polisi.

Perumahan ini sangat dekat dengan Markas Komando Distrik Militer (Kodim) 1401 Majene, dan hanya berjarak 1 Km dari Markas Kepolisian Resort Majene. Bahkan beberapa personel Polres Majene, diketahui menetap di komplek perumahan tersebut.

Selasa siang, Dir Narkoba Polda Sulbar Kombes Pol Muh Anwar berkunjung ke lokasi pembuatan sabu itu, bersama Kapolres Majene AKBP Asri Effendy dan Kepala Tim lapangan BNN Pusat AKBP Budi Setiawan. “Penanganan kasus tetap oleh BNN Pusat, kita di kewilayahan yang memback up,” ujar Anwar usai melakukan pemantauan.

Kata dia, kasus tersebut baru pertama kali terjadi di wilayah hukum Polda Sulbar. Dikategorikan jenis produksi kecil atau home industri. “Peralatan dan segala macam bahannya sederhana dilakukan. Bukan pabrik besar,” jelas Anwar.

Mencegah kasus serupa, Polda Sulbar akan memperkuat koordinasi kewilayahan. Juga mendalami kemungkinan jaringan peredaran narkoba lainnya di daerah ini. Ia mengimbau masyarakat ikut berpartisipasi membantu pencegahan.

Menurut Kapolres Majene, AKBP Asri Effendy, kasus itu merupakan kejahatan terorganisir. Butuh penanganan kompleks serta kemampuan lebih untuk mengungkapnya. “Tentunya kita di kewilayahan punya keterbatasan, terutama IT,” jelasnya.

Kasus peracikan sabu di Majene terbongkar melalui operasi BNN Pusat. Tempat produksi atau clandestine laboratorie (CL) shabu ditemukan di BTN Griya Pesona Lembang Blok A6 Kelurahan Lembang. Di tempat itu ditemukan barang bukti sejumlah bahan dan alat pembuatan shabu di lokasi tersebut.

Empat pelaku diamankan, Sayyed wahyullah Assafy alias Wahyu (28) yang diduga oknum pembuat sabu dan istrinya, Jamilah (26) diduga ikut membantu. Terduga lain, Jufri (42) selaku kurir yang menjemput bahan baku sabu dan Hasri (36) sebagai tester atau yang menguji kualitas sabu. (edy/red)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


To Top