Peracik di Majene Sudah 3 Kali Produksi Sabu – Radar Sulbar
Ragam

Peracik di Majene Sudah 3 Kali Produksi Sabu

Aparat kepolisian meringkus tersangka produsen sabu di Kabupaten Majene, Sulbar. (edy/RDR)

RADARSULBAR.CO.ID — Badan Narkotika Nasional (BNN) RI baru saja membongkar tempat produksi narkoba jenis sabu di Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat.

Tepatnya di komplek BTN Griya Pesona Lembang Blok A6 Kelurahan Lembang, Kecamatan Banggae Timur. Disini, petugas menyita bahan dan alat pembuatan sabu sekaligus menahan 4 tersangka, yakni; Sayyed Wahyullah Assafy alias Wahyu (28), Jamilah (26), Jufri (42) dan Hasri (36).

Pengungkapan berawal dari paket sabu di Kantor Pos Tangerang, Banten yang terdeteksi sehari setelah Hari Raya Idul Fitri, lalu. Sabu dimasukkan dalam kemasan makanan khas Sulbar, yakni bayeq. “Mereka mengirim sabu sebanyak hampir 23 gram ke alamat yang dituju yang ada di Jakarta,” jelas Penyidik Madya BNN RI, AKBP Budi Setiawan, Senin.

Paket itu kemudian dibungkus kembali dan diteruskan ke alamat tujuan. Hasilnya, terungkap bahwa pengendali kiriman sabu itu berada di Lapas Tangerang. Adalah Lexi, seorang bandar sabu tahanan Lapas Tangerang yang menjadi otak produksi dan pengiriman barang haram itu.

Penelusuran lebih lanjut, mengarahkan tim BNN ke lokasi pembuatan sabu di Majene. Budi membeberkan, tersangka Wahyu menjalin kerjasama dengan Lexi melalui fasilitasi pamannya, Tajuddin. Tajuddin adalah bandar sabu yang kini mendekam di Rutan Majene.

Budi menerangkan, Lexi menjadi aktor utama yang mengarahkan seluruh proses pembuatan sabu dari dalam Lapas Tangerang. Termasuk aksi Wahyu di Majene yang menurut Budi, sudah tiga kali memproduksi sabu. Rata-rata berkisar 20-25 gram. Dua paket sabu telah dikirim ke Tangerang dan satu paket lainnya dikirim ke Kediri, Jawa Timur.

Prev1 of 2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


To Top