Makam Raja di Majene tak Terurus – Radar Sulbar
Majene

Makam Raja di Majene tak Terurus

Kondisi makam Raja Sendana ke-XXXVI di Pekuburan Islam Somba Kelurahan Mosso Kecamatan Sendana, Majene, Sulbar. (EDYATMA/rdr)

RADARSULBAR.CO.ID — Peristiwa kebakaran di Pekuburan Islam Somba Kelurahan Mosso Kecamatan Sendana, Majene, Sulawesi Barat, berimbas ke makam Raja Sendana ke-XXXVI, I Rukkalumu.

Makam raja yang digelar To Nitatta itu juga sempat tersambar jilatan api. Beruntung material makam raja terbuat dari besi dan tegel.

Turunan I Rukkalumu, Arsalin Aras menyayangkan peristiwa tersebut. Akibat kejadian itu, makam kakek buyutnya rusak tertimpa reruntuhan kayu. Beberapa bagian tegel makam hancur.

Arsalin menjelaskan, makam tersebut memiliki nilai sejarah. Usia makam sudah mencapai 60 tahun. Makanya patut dijadikan cagar budaya sesuai amanah Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang cagar budaya.

Ketua DPRD Majene, Darmansyah turut menilai pemerintah daerah belum melakukan aksi nyata perlindungan makam kuno para raja. Padahal sudah diterbitkan perda tentang cagar budaya sejak tahun 2015. “Kami juga prihatin kondisi tersebut,” katanya.

Selain makam di Somba, lanjutnya, kompleks makam di Podang juga sampai saat ini belum tersentuh. Padahal di daerah itu terdapat puluhan makam Raja Sendana sejak berusia ratusan tahun. Bahkan masih menggunakan ukiran kuno dan kaligrafi Arab.

Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Majene, Andi Beda mengatakan, perlindungan makam kuno dan benda cagar budaya terkendala anggaran. Pihaknya telah mengusul program tersebut namun belum juga mendapatkan pembiayaan berarti.

“Tiap tahun diusulkan, tapi kami juga meminta masyarakat mendorong usulan tersebut dari tahap musrembang desa dan kelurahan,” katanya.

Sekaitan pemugaran makam, kata Adlina, dibutuhkan tenaga ahli khusus. Disbudpar harus koordinasi dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya Sulawesi Selatan untuk membantu pemugaran.

Sebab hanya lembaga itu yang memiliki ahli. “Majene belum ada tenaga ahlinya,” tutup Andi Beda. (mg7/kdr)

To Top