BKKBN Rangkul Polri – Radar Sulbar
Radar Metro

BKKBN Rangkul Polri

Kapolda Sulbar Brigjen Pol. Baharuddin Djafar menyampaikan sambutan dalam kegiatan BKKBN Sulbar, belum lama ini.

RADARSULBAR.CO.ID — Pemerataan pengelolaan dan pelaksanaan program KKBPK diperlukan dukungan, sinergitas dan komitmen dari pemangku kepentingan dan mitra kerja. Tidak terkecuali Polri, TNI, IBI, PKK dan lainnya.

Olehnya, BKKBN Sulbar melaksanakan sosialisasi program KKBPK melalui bulan bhakti KB Bhayangkara bersama 150 orang peserta terdiri dari Polda Sulbar, Polres seSulbar dan OPD KB terkait di Mamuju, belum lama ini.

Kepala BKKBN Sulbar Andi Ritamariani, mengatakan, agenda ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan MoU kerjasama antara BKKBN RI dan Polri, yang harus ditindaklanjuti dari tingkat provinsi sampai kabupaten.

“Oleh karena jajaran anggota kepolisian sampai di tingkat desa maka kita libatkan mereka untuk melakukan Komunikasi, Edukasi dan Informasi (KIE) KB kepada masyarakat mengenai program KB tentang tatacara penggunaannya. Selain itu kita juga melibatkan ibu bhayangkara, memberikan pemahaman tentang tumbuh kembang anak, remaja, program ketahanan keluarga, bina keluarga lansia dan UPPKS,” jelasnya.

Sosisalisasi program KKBPK ini dilatarbelakangi berbagai hal, lanjut Ritamariani, antara lain angka kelahiran untuk sulbar yang sangat tinggi yakni berada diurutan kedua di Indonesia setelah Provinsi Papua berdasarkan hasil SP Tahun 2010.

Kemudian, usia kawin muda di Sulbar berada diposisi pertama di Indonesia, sehingga ini yang melatarbelakangi kenapa kemitraan ini sayapnya semakin kita kembangkan. Ini adalah upaya yang kita lakukan agar menurunkan
usia kawin pertama dan angka kelahiran.

“Olehnya, Bapak Kapolda mohon perkenannya untuk kita sama-sama bermitra dan bekerja di lapangan untuk mengurangi permasalahan yang dihadapi. Sehingga Sulbar harus digarap bersama-sama tentu didalam menurunkan angka kelahiran ini tidak hanya berada di pundak BKKBN, melainkan seluruh pihak,” ujar Ritamariani.

Kapolda Sulbar Brigjen Pol. Baharuddin Djafar mengatakan, keluarga berencana adalah merencanakan keluarga yang berkualitas. Membangun keluarga berkualitas harus ada perencanaan baik dan matang.

“Yang sudah direncanakan dengan baik saja belum tentu baik hasilnya. Apalagi yang tidak direncanakan. Makanya Sulbar ini, karena banyak yang tidak merencanakan bagaimana berkeluarga yang baik, dia menduduki peringkat tertinggi didalam pertumbuhannya,” ungkap Baharuddin.

Kapolda berharap bhabinkamtibmas, bhayangkari, dan unsur BKKBN di wilayah agar memberikan penjelasan kepada masyarakat tentang perencanaan keluarga yang baik. (ian/jsm)

To Top