Perbaiki Gaya Hidup atau Berobat Seumur Hidup – Radar Sulbar
Opini

Perbaiki Gaya Hidup atau Berobat Seumur Hidup

Sedikit orang yang mungkin mengetahui, 14 November merupakan Hari Diabetes Sedunia.

Oleh: SRI WAHYUNI YK, S.Kep, Ns
(Mahasiswa S2 Keperawatan Program Manajemen Uunhas. Perawat RSUD SulBar)

Ini untuk memperingati kelahiran dokter Frederick Banting, salah seorang penemu Insulin (tahun 1922) yang telah menyelamatkan hidup jutaan penderita diabetes di seluruh dunia. Hari Diabetes Sedunia pertama kali diperkenalkan Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan the International Diabetes Federation (IDF). Diabetes adalah penyakit kronis (menahun) yang terjadi ketika pankreas (kelenjar ludah perut) tidak memproduksi cukup insulin, atau ketika tubuh tidak secara efektif menggunakan insulin.

Insulin adalah salah satu bentuk pengobatan yang diberikan kepada penderita untuk mengurangi timbulnya gejala diabetes. Pengidap diabetes dari tahun ke tahun semakin meningkat.

Data International Diabetes Federation (IDF) pada tahun 2015 ditemukan 415 juta yang menderita diabetes dan diperkirakan akan meningkat 2.152 juta pada 2040. Badan Kesehatan Dunia (WHO) memprediksikan bahwa tanpa pencegahan dan pengendalian efektif, diabetes akan menjadi penyebab kematian ketujuh secara global pada 2040.

Di Indonesia, pada tahun 2015 ditemukan 10 juta masyarakat yang mengalami diabetes. Peringkat ke-7 dari 10 negara dengan penyandang diabetes terbesar dunia. Menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di Indonesia sebesar 6,7%, setelah stroke (21,1%) dan penyakit jantung koroner (12,9%) dari Data Sample Registration Survey tahun 2014 (Depkes,2016).

Namun 1 dari 2 orang dengan Diabetes tidak mengetahui bahwa dirinya mengalami diabetes. Apakah kita termasuk dalam 10 juta masyarakat yang mengalami diabetes atau dalam kategori yang tidak mengetahui jika dirinya mengalami diabetes?

Sebesar 90% penderita diabetes di seluruh dunia merupakan diabetes tipe 2 yang disebabkan gaya hidup yang kurang sehat dan sebetulnya 80% dapat dicegah. Lantas ketika kita mengetahui gaya hidup bisa menyebabkan diabetes, apa yang membuat kita sulit merubah gaya hidup itu?

Prev1 of 3

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top