BI Minta Warga Teliti Bertransaksi – Radar Sulbar
Radar Metro

BI Minta Warga Teliti Bertransaksi

Manager Pengelolaan Uang Rupiah Hendarwan dan Kepala Bidang Humas KPw BI Sulbar, Suhut, menjelaskan ciri-ciri uang asli. (Sahar/rdr)

RADARSULBAR.CO.ID — Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Sulbar, Dadal Angkoro meminta masyarakat lebih berhati-hati melakukan transaksi jual-beli utamanya pada malam hari.

Itu terkait maraknya peredaran uang palsu (upal) akhir-akhir ini. “Mayoritas yang digunakan pecahan Rp 100 dan Rp 50 ribu. Jadi baiknya diteliti dulu sebelum bertansaksi. Apalagi kalau orang itu tidak dikenal,” ujar Dadal, pada Radar Sulbar, Senin 24 Juli.

Dadal meminta agar masyarakat yang mendapati upal, melapor ke perbankan, BI Sulbar atau Polisi untuk ditindaklanjuti. Tujuannya untuk menarik peredarannya di masyarakat.

Menyimpan upal bisa dikenakan pidana pejara 15 tahun. “Lebih aman jika dilaporkan. Sementara kami akan selalu berupaya menarik peredaran upal dan melakukan sosialisasi supaya tidak ada korban baru,” tambahnya.

Mengecek keaslian uang, dapat dilakukan dengan metode dilihat, diraba dan diterawang (3D). Dadal menginformasikan, jika uang asli gambarnya terlihat lebih jelas dan terang. Begitu juga dengan colour shifting atau lambang BI di pojok kiri bawah mata uang. Jika uang digerakkan, warnanya bisa berubah. Mulai dari hijau, keemasan, ungu dan warna lain sesuai nominal.

Jika diraba, angka nominal huruf terbilang, frasa Negara Kesatuan Republik Indonesia dan logo BI pada permukaan uang akan terasa kasar.

Prev1 of 2

Click to comment
To Top