Tarif Listrik Kian Mencekik – Hacked by TryDee
Polman

Tarif Listrik Kian Mencekik

ilustrasi (int)

RADARSULBAR.CO.ID — Warga Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat mulai mengeluhkan membengkaknya pembayaran tarif dasar listrik (TDL).

Tarif listrik dinilai kian mencekik rakyat kecil secara perlahan. Kenaikan terjadi mulai Januari lalu, disusul awal Maret, dan Juni lalu kembali membengkak.

“Kami sangat terbebani naiknya tarif listrik. Kami tak sanggup membayar tagihan rekening listrik pak. Kita ini warga kecil semakin terbebani dengan kenaikan tarif listrik. Biasanya kami banyar Rp100 ribu per bulan, kini jadi Rp250 ribu. Ini tidak masuk akal,” keluh Syamsuddin warga Campalagian, Polman, Kamis.

Kata dia, seharus pemerintah memberi informasi kepada masyarakat kalau tarif listrik akan naik. Agar masyarakat tidak kaget saat tiba di loket pembayaran PLN.

“Kami sunggu kaget dengan kenaikan ini, kami tidak tahu kalau akan naik. Biasanya ada pengumunan di media kalau tarif listrik akan naik tetapi kali ini tidak ada,” ucapnya.

Warga lain, Hasbullah menilai, kenaikan tarif listrik sangat membebani masyarakat. Terutama yang berpenghasilan rendah. “Katanya mau mensejahterakan rakyat, kok tarif listrik dinaikan. Jujur pak kami tidak sanggup bayar tagihan bila naik terus,” keluhnya.

Seharusnya pemerintah mengkaji dengan baik sebelum menaikan tarif listrik. Bagaimana dampak bagi masyarakat terutama masyarakat kecil. Jangan hanya melihat masyarakat mampu.

Sementara karyawan teknis PLN Ranting Pappang, Kecamatan Campalagian Asikin menuturkan bahwa kenaikan tarif listrik itu langsung dari pemerintah pusat. PLN hanya mengikuti dan menjalankannya.

“Yang naik tarifnya mulai beban 900 watt keatas karena subsidinya sudah dicabut. Sementara beban 450 watt masih sama bersubsidi,” singkatnya. (mg11/mkb)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top