Untung ada Korek Gas – Radar Sulbar
Features

Untung ada Korek Gas

Syarifuddin bersama ibu dan keluarganya, Selasa 11 Juli 2017. (EDYATMA/RDR)

Terombang-ambing di tengah laut, Syarifuddin (25) nelayan asal Majene, Sulawesi Barat bertahan mengandalkan korek gas.

Laporan: EDYATMA JAWI
(Sendana-Kab Majene)

Kabar menghawatirkan datang dari Labuang Kelurahan Mosso Kecamatan Sendana, Majene, akhir pekan kemarin. Seorang nelayan setempat dinyatakan hilang saat melaut. Dua hari lamanya Syarifuddin mengapung tanpa arah jelas, sebelum ditemukan Senin siang sekira pukul 11.00 wita.

Nelayan lain asal Kecamatan Pamboang, Sukiman (40) secara tak sengaja menemukan Syarifuddin. Ayah beranak satu ini kemudian diantar pulang. Sekira pukul 21.00 Wita, Syarifuddin tiba di kediamannya di Labuang Kelurahan Mosso. Berjarak tujuh jam dari tempat ia ditemukan.

Saat melaut, mesin katinting milik Syarifuddin mendadak macet. Berulang kali distater, mesin tua itu tak juga kunjung menyala. Sementara perahunya tak memiliki layar untuk memanfaatkan hembusan angin sebagai tenaga penggerak. Ia juga tak membawa alat untuk mendayung.

Malam itu, ia terpaksa mematahkan kayu panjang penopang yang ada di perahunya. Sebagian digunakan untuk mendayung, bagian lainnya dijadikan penopang layar perahu yang dibuat dari jas hujan. Hanya cara itu yang dianggap dapat menggerakkan perahu.

Namun sayang, ketinggian dan kecepatan ombak saat itu cukup besar. Upaya mendayung dan memanfaatkan layar dari jas hujan seakan tak berarti. Bukannya mendekat ke daratan, kapalnya malah makin menjauh.

Prev1 of 3

Click to comment
To Top