Tuntutan untuk Gubernur Sulbar – Hacked by TryDee
Mamuju

Tuntutan untuk Gubernur Sulbar

IPMAPUS dan Gerakan Rakyat Peduli Pembangunan unjuk rasa di Kantor Gubernur Sulbar. (IMRAN/RDR)

 

RADARSULBAR.CO.ID — Awal pekan ini, kantor Gubernur Sulawesi Barat dijejali aksi unjuk rasa dari dua komunitas. Yakni, Ikatan Pelajar Mahasiswa Pitu Ulunna Salu (IPMAPUS) Cabang Mamuju dan massa Gerakan Rakyat Peduli Pembangunan.

Muh Ahyar, Korlap aksi dari Ipmapus menjelaskan ada beberapa masalah di pemerintahan gubernur Sulbar saat ini. “Salah satunya, terkait kesesuaian pejabat OPD,” terangnya.

Pihaknya juga menyoroti sejumlah agenda pembangunan yang mangkrak, seperti; gedung kesenian. Sejak 2009 tak kunjung rampung, bahkan terbengkalai. Padahal telah menelan sekira Rp3,6 miliar.

“Kasus lainnya, proses pergantian ketua ULP Sulbar yang dianggap beberapa pihak menyebabkan kegaduhan sehingga perlu penjelasan yang jelas dari pihak pemprov kenapa dan mengapa,” ucap Ahyar.

Sedang Gerakan Pemuda Peduli Pembangunan menuntut untuk memberhentikan kepala dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR). Diduga kuat ada permainan sejumlah paket proyek pembangunan yang ditangani ULP Sulbar. Demonstran juga menyeret nama kepala ULP yang baru dilantik oleh Gubernur Ali Baal Masdar, untuk segera diperiksa.

Menanggapi hal itu, Sekprov Sulbar Ismail Zainuddin mengapresiasi aksi demiontrasi tersebut. “Pemerintah Sulbar memberikan apresiasi dan insha Allah proses pemerintahan ini kita yakinkan secara terus menerus sesuai koredor hukum yang ada,” ungkapnya.

Terkait proses pergantian ULP, lanjut Ismail, menjamin akan tidak ada kegaduhan. Selain itu, dia berjanji akan mengevaluasi segala masukan dan kritikan yang disampaikan massa aksi. (rp1/red)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top