Ayo ke TPS ! – Radar Sulbar
Politik

Ayo ke TPS !

Pj. Gubernur Sulbar Carlo B Tewu (kiri) saat mengontrol penyaluran Suket Pilgub Sulbar di Dukcapil Mamuju, Selasa. (foto:rul)

 
MAMUJU, RADAR SULBAR — Hari ini, Provinsi Sulawesi Barat memilih pemimpinnya untuk lima tahun kedepan. Setiap suara sangat berarti. Ayo ke TPS, dan awasi prosesnya!

Pilgub Sulbar merupakan bagian dari 101 Pilkada Serentak di seluruh indonesia. Selain provinsi ke-33 ini, ada enam daerah lain memilih gubernur dan wakil gubernur. Sisanya, bupati/ wali kota. PJ Gubernur Sulbar, Carlo B Tewu meminta agar masyarakat Sulbar berpartisipasi aktif dalam memilih pasangan calon dalam Pilkada, hari ini.

“Masyarakat Sulbar, datanglah ke TPS untuk gunakan hak suaranya, karena salah satu suksesnya Pilkada adalah partisipasi masyarakat untuk memberikan suaranya di TPS,” sebut gubernur usai usai menyambangi Kantor Disukcapil Mamuju, Selasa 14 Februari.

Awal pekan ini, gubernur disibukkan mengontrol Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Disdukcapil) kabupaten se Sulbar agar tetap berkontribusi positif pada kelancaran Pilgub Sulbar. Khususnya terkait distribusi data penerima suket (Surat Keterangan) ke setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayah masing-masing.

“Kita memastikan bahwa Suket terdistribusi sampai k TPS, supaya nanti di TPS kita punya data yang benar sehingga siapapun yang mau menggunakan hak suaranya, namanya sudah ada di masing-masing TPS,” ungkap Carlo.

Dari keterangan pihak dinas, penerbitan Suket sudah berlangsung namun terkesan lambat. “Agak terlambat. Sudah disampaikan ke KPU dan KPU sekarang lagi berprorses untuk didistribusi sampai ke TPS. Mamuju ini masih bisa dijangkau. Daerah-daerah lain agak sulit,” bebernya.

Dikatakan, daerah lain yang baru menyalurkan Suket, adalah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng). Data tersebut baru terdistribusi Senin sore, 13 Februari. Kemarin, masih berproses untuk sampai ke TPS.

“Kita pastikan agar pesta demokrasi ini bisa berjalan maksimal, utamanya soal Suket karena itu agak lumayan. Tadi juga masih bisa dilihat, masih ada yang membuat Suket. Artinya data akan berubah terus,” beber Carlo. (red)

Click to comment
To Top