Puisi untuk Sang Pahlawan – Radar Sulbar
Mamuju

Puisi untuk Sang Pahlawan

Komunitas Teras Aksara melakukan pembacaan puisi tepat di atas tugu patung Ahmad Kirang, mengenang jasa pahlawan, Kamis 10 November 2016 dini hari. (firdaus/radarsulbar)

 
MAMUJU, RADAR SULBAR — Jarum jam menghampiri pukul 00.00, dan kalender akan berpindah dari 9 ke 10 November dimana pada 10 november itu diperingati sebagai hari pahlawan, empat pemuda sengaja mendatangi tugu Ahmad Kirang Jalan Urip Sumoharjo, Karema, Kecamatan Mamuju, Mamuju.

Mereka sengaja datang ke tugu tersebut dengan membawa lilin lalu menyalakannya sebagai bentuk mengenang jasa Ahmad Kirang. Meski tanpa audiens, semangat dalam jiwa pemuda ini tetap berkobar untuk memperingati Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November kemarin.

“Salam pahlawan, kami memuji engkau” begitulah sepotong sajak dia bacakan memutari tugu Ahmad kirang dengan lilin sebagai pencahayaan dalam membacakan sajaknya.

Keempat pemuda itu tergabung dalam komunitas Teras Aksara Mamuju. Ketua Teras Aksara Mamuju, Abdi mengatakan sengaja datang ke tugu Patung Lettu Anumerta Ahmad Kirang malam itu atas panggilan jiwanya bersama ketiga kawan lainya. Ia membawa ketiga temannya, Wira, Ilho dan Hasbi.

Mengenang sang pahlawan, Abdi mengatakan, Ahmad Kirang dikenal salah satu pahlawan pembebasan sandera di pesawat Garuda DC-9 “Woyla”. Dia gugur dalam peristiwa yang terjadi pada hari Selasa, 31 Maret 1981 di Bandara Don Muang, Thailand. “Dia putra Mamuju, yang memang dibuatkan tugu. Akan tetapi, tugu ini nyaris setiap peringatan hari pahlawan jarang yang melirik,” ungkapnya.

Abdi melanjutkan, padahal nilai dari perjuangannya patut untuk kenang. Meskipun, hingga saat ini jarang yang mengetahui secara pasti biografi Ahmad Kirang secara detail. “Yang kami tahu dia gugur terkena tembakan saat peristiwa pembebasan sandera itu,” sambungnya.

Akan tetapi, nilainya dari perjuangan sebagai putra Mamuju patut di kenang. Meskipun tanpa penonton atau harus ramai terlihat. “Kita kenang jasa beliau. Jadi yang diperlukan hanya kegiatan sederhana. Agar diketahui jika di Kota Mamuju pun memiliki pahlawan,” tambah pemuda lainnya, Ilho. (fir)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top