Kasus Dugaan Pungli Unsulbar Belum Temui Titik Terang – Radar Sulbar
Majene

Kasus Dugaan Pungli Unsulbar Belum Temui Titik Terang

MAJENE, RADAR SULBAR — Sudah berbulan-bulan kasus dugaan pungutan liar (Pungli) kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Unsulbar, berproses di polres Majene, Sulawesi Barat. Namun, hingga saat ini progres kasus itu masih berputar pada pemeriksaan saksi.

Penyidik unit tindak pidana korupsi (Tipidkor) Polres Majene, Aipda Darwis, mengaku telah telah memeriksa sembilan saksi dari kalangan panitia. Satu diantara saksi itu, merupakan dosen di Unsulbar. Saksi terakhir yang diperiksa adalah ketua panitia penyelenggara PKKMB atas nama Rian. Menurut Darwis, dalam pemeriksaan itu terungkap bahwa panitia melakukan pungutan pada mahasiswa baru, lantaran dana untuk kegiatan PKKMB dari rektorat, belum dikucurkan. Ia mengakui pungutan itu diketahui pihak rektorat.

Namun, Rian tidak dapat menunjukkan dasar pemungutan data tersebut termasuk rincian penggunaan dana juga tak bisa diperlihatkan. “Kami memeriksa Rian, selama empat jam dengan sepuluh pertanyaan terkait pungutan itu”, jelasnya, Jumat 11 November.

Anehnya, sebagai ketua panitia Rian, mengaku tidak mengetahui laporan pertanggungjawaban (LPj) dana itu, dia malah menuding jika yang mengetahui keberadaan dana itu adalah pengurus Koperasi Mahasiswa (Kopma) Unsubar.

Dokumen pertanggungjawaban dana pada kegiatan itu belum sampai ke Polisi, kendalanya, karena Rahhman, selaku pengelola Kopma dan dianggap mengetahui LPj, tengah berada di lokasi KKN.

“Untuk saat ini tersangka belum kita kami tetapkan, selanjutnya kita akan periksa dari pihak Maba selaku korban. Hari Senin (14 November, red) kami akan panggil pihak Kopma atas nama Rahman. Semoga ada titik terang dari keterangannya,” pungkasnya. (mg8/jsm)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top