Gara-gara Kepala Bappeda, DPRD Matra Tunda Paripurna – Radar Sulbar
Matra

Gara-gara Kepala Bappeda, DPRD Matra Tunda Paripurna

Anggota DPRD Matra menanti jalannya rapat paripurna penyerahan KUA-PPAS 2017, Jumat 11 November 2016. (hasnur/radarsulbar)

 

PASANGKAYU, RADAR SULBAR — Jumat 11 November, sedianya DPRD Mamuju Utara (Matra) menggelar rapat paripurna penyerahan draft Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2017.

Sayang, agenda tersebut tertunda lantaran Ketua DPRD Matra Lukman Said dan beberapa fraksi enggan melanjutkan rapat paripurna sebab Kepala Bappeda Matra Firman tak menghadiri rapat tersebut. Di sisi lain, Firman, berhalangan hadir karena ada agenda kedinasan di luar daerah. Sehingga ia mengutus beberapa pejabat Bappeda.

Ketua DPRD Matra Lukman Said berpendapat, dalam rangka menjaga kewibawaan legislatif, rapat paripurna wajib dihadiri oleh kepala Bappeda selaku Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Apalagi rapat kali ini sifatnya krusial, karena merupakan rapat awal untuk menyusun agenda tahun 2017.

Demikian halnya disampaikan oleh Anggota Fraksi Amanat Nasional DPRD Matra Suardin. Ia menegaskan, sidang paripurna tersebut tidak dapat dilanjutkan jika kepala Bappeda selaku koordinator penyusun KUA-PPAS tidak hadir.

“Saya sudah beberapa kali sampaikan kepada pak bupati bahwa setiap momentum pengambilan kebijakan atau rapat paripurna di DPRD, saya minta kawan-kawan DPRD terutamanya pemkab yang terkait untuk hadir. Maka untuk menjaga kewibawaan lembaga, maka selaku pimpinan sidang saya minta maaf dan sidang ini ditunda sampai pekan depan,” tegas Lukmam sembari mengetuk palu.

Keputusan ini sontak menuai kontroversi. Beberapa fraksi lain tidak sependapat dengan keputusan Ketua DPC PDIP Matra itu. Seharusnya ketua DPRD Matra lebih menyoroti internal DPRD yang sering membolos saat sidang paripurna.

“Ini sangat tidak subtantif, apalagi dalam aturan tidak ada disebutkan nanti datang kepala Bappeda baru bisa sidang paripurna dijalankan. Menurut saya kalau pun ketidakhadiran kepala Bappeda ini menjadi sorotan, cukup disampaikan saat rapat paripurna pemandangan fraksi. Apalagi kepala Bappeda ini bukan koordinator, dia hanya wakil TAPD,” ucap Anggota Fraksi Golkar DPRD Matra Saifuddin Andi Baso.

Sementara itu, Wakil Bupati Matra Muhammad Saal yang menghadiri rapat paripurna turut menyesalkan penundaan tersebut. Namun menurut dia, semestinya semua SKPD menghadiri setiap undangan rapat paripurna dari DPRD Matra.

“Kami sudah berusaha menghadirkan semua kepala SKPD, bahkan kami sudah pertegas lagi bahwa setiap SKPD membuat undangan ulang untuk menghadiri sidang paripurna saat ini, tapi ternyata seperti inilah kondisinya. Ya mungkin memang menyangkut kesadaran dari SKPD masing-masing,” tambahya. (nur/ham)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top