Belasan Tahun di Malaysia, Pulang tak Bernyawa – Radar Sulbar
Polman

Belasan Tahun di Malaysia, Pulang tak Bernyawa

Sejumlah keluarga berkumpul di depan peti jenazah Mupril Abdul Muin saat di rumah duka, Lemo Desa Kuajang Binuang, Polewali Mandar. (amri/radarsulbar)

 

POLEWALI, RADAR SULBAR — Isak tangis keluarga Mupril Abdul Muin (39) pecah saat melihat ambulan yang mengantar jenazah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) itu, Kamis 10 November, malam.

Bahkan istri Muin jatuh pingsan dan terpaksa harus digotong oleh keluarga ke dalam rumahnya di Dusun Lemo Desa Kuajang Kecamatan Binuang Kabupaten Polewali Mandar (Polman).

Mupril meninggal dunia setelah terkena ledakan tabung gas tempatnya bekerja di wilayah Kucing, Serawak Malaysia. Jenazah korban tiba Kamis sekira pukul 22.00 Wita, dan dimakamkan Jumat kemarin.

Ayah satu anak itu telah menjadi TKI di Malaysia selama 18 tahun, hingga peristiwa ledakan tabung gas pada 16 Oktober, lalu, merenggut nyawanya. Sebelum meninggal almarhum sempat dirawat selama tiga pekan di rumah sakit setempat.

Ia kemudian menghembuskan nafas terakhit pada Minggu 6 November, lalu. Kabar duka tersebut langsung dikirim ke kampung halamannya. Demikian disampaikan Zulkifli, petugas dari BNP2TKI Makassar yang mendampingi pemulangan jenazah almarhum.

Selain penyerahan jenazah kepada keluarga, BNP2TKI juga memberikan hak korban berupa santunan dan asuransi dari pemerintah serta perusahaan dari tempatnya bekerja.

Pemulangan jenazah menggunakan pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT892 dari Kota Pontianak Kalimantan Barat tujuan Makassar. (mkb)

Click to comment
To Top