APK Pilgub Baru Terpasang – Radar Sulbar
Politik

APK Pilgub Baru Terpasang

APK tiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulbar 2016 di Mamuju. (chaerul/radarsulbar)

POLEWALI, RADAR SULBAR — Hingga dua pekan masa kampanye Pilgub Sulawesi Barat, pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) terbilang telat terpasang. Media pemasangan vinyl bergambar paslon, berupa kerangka kayu telat tiba di Polewali Mandar (Polman).

Beberapa kecamatan belum menerima kerangka kayu tempat pemasangan baliho dan spanduk. Sehingga pemasangan baru dilakukan, Senin 7 November oleh tim pasangan calon bersama PPK dan PPS. Itupun belum semua kecamatan, karena ada yang belum menerima material kerangka balok tempat pemasangan spanduk. Ada juga sudah terima tetapi belum cukup, selain itu spesifikasi bahannya juga dinilai tidak sesuai.

Ketua KPU Polewali Mandar M Danial menjelaskan, kerlambatan pemasangan APK ini karena keterlambatan kerangka balok sebagai tempat spanduk tiba di PPK. Karena pengadaan kerangka balok tersebut disediakan oleh pihak ketiga, bukan KPU.

“Saya tidak tahu pihak mana, yang jelas balok tersebut disediakan oleh pihak ketiga melalui koordinasi KPU Sulbar. Kami hanya menerima bahannya dari pihak yang telah ditunjuk KPU Sulbar,” jelas Danial saat dihubungi ketika sementara memantau pemasangan APK di Desa Galung Lombok, Tinambung, Selasa 8 November.

Ia mengakui jika belum semua kecamatan menerima bahan kerangka balok. Seperti di Kecamatan Alu dan beberapa daerah pegunungan di Polman belum menerima bahan kerangka balok. Hal ini membuat pemasangan APK terlambat.

Sementara di Mamuju Utara (Matra), hingga Senin 7 November, APK itu masih menumpuk di kantor KPU Matra. Tidak hanya itu, rangka kayu untuk pemasangan APK khusus jenis spanduk, yang telah disediakan oleh rekanan ukurannya tidak merata, rata-rata diameter balok itu 5 x 3 cm.

“Seharusnya itu ukurannya 5 x 7 centimeter, bukan 3 x 5. Kalau ukuran itu, jangankan ditiup angin saat diangkat ke titik pemasangan saja itu kalau tidak hati-hati rangkanya bisa patah,” terang Ketua KPU Matra Ishak Ibrahim, Senin 7 November. (mkb-nur/ham)

To Top