Mamuju

Demo Ahok, Asri Anas: Pemerintah Jangan Terpengaruh Bangsa Lain

img_20161104_090416_edit

Anggota DPD RI, Muh Asri Anas saat berorasi di tengah massa aksi damai bela Islam di Mamuju, Sulbar, Jumat. (chaerul/radarsulbar)

MAMUJU, RADAR SULBAR — Anggota DPD RI Asri Anas juga terlibat dalam Demo Damai Bela Islam di Mamuju, Sulawesi Barat. Dalam orasinya, Asri menyinggung bahwa terduga penista agama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok tak tersentuh lantaran dilindungi penguasa negeri ini.

“Tidak boleh lagi ada orang yang berlindung dibalik kekuasaan. Jangan ada lagi penistaan agama. Hukum harus ditegakkan, dan jangan hanya tajam ke bawah, tetapi juga harus tajam ke atas,” ungkap Senator Asri.

Kata Asri, aksi yang dilaksanakan seluruh Indonesia ini merupakan momentum ummat Islam mengingatkan agar keadilan ditegakkan di bangsa ini. Ia membandingkan, sebagaimana ia diperhadapkan realita susahnya masyarakat Jakarta. “Saudara kita di Jakarta digusur, ditindas. Karena mereka tidak dekat dengan kekuasaan,” bebernya.

Asri juga mengakui telah membaca dan mempelajari pergerakan kapitalisme yang memengaruhi kekuasaan di Indonesia. “Ini tidak bisa dibiarkan lagi. Pemerintah juga harus dingatkan. Jangan mau terpengaruh kepentingan kapital. Jangan terpengaruh oleh bangsa lain, dan jangan mau dipengaruhi oleh orang-orang yang hanya lima persen menguasai kekuasaan Indonesia,” kata Asri.

BACA JUGA:  Tunggakan Randis Capai Ratusan Juta

Terhadap tuntutan tersebut, Kapolda Sulbar Brigjen Pol Lukman Wahyu Heryanto mengaku akan menindaklanjuti petisi tersebut dan akan meneruskannya ke Kapolri. “Saya sudah melihat dan mengikuti apa yang menjadi aspirasi masyarakat. Saya selaku Kapolda menerima dengan senang hati aspirasi ini dan akan ditindaklanjuti agar disampaikan ke Polri,” tuturnya. (mg3/ham)

Click to comment
To Top