“Adili dan Penjarakan Ahok” – Radar Sulbar
Majene

“Adili dan Penjarakan Ahok”

Puluhan mahasiswa menggelar aksi bakar ban di depan bundaran tugu pahlawan Majene, Jumat 4 November 2016. (radarsulbar)

 

MAJENE, RADAR SULBAR — Puluhan mahasiswa Majene, Sulawesi Barat menggelar aksi unjuk rasa menuntut kasus dugaan penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dituntaskan.

Demo besar-besaran Jumat 4 November tidak hanya di Ibukota Jakarta. Aksi serupa juga dilakukan di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Majene. Sekelompok mahasiswa dari Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) menggelar aksi serupa di bundaran tugu pahlawan Majene.

Mereka menyuarakan hal sama, yakni menuntut Ahok diadili sebab diduga telah melakukan penistaan ayat Alquran. Para demonstran membawa spanduk bertuliskan “Adili dan Penjarakan Ahok”. Massa menutup setengah badan jalan yang membuat arus lalu lintas sedikit terganggu.

Dalam orasinya, Rian mengutuk keras pernyataan Ahok yang menyinggung salah satu ayat Alquran yakni surat Al-Maidah ayat 51. Pernyataan itu dinilai sebagai bentuk penistaan agama. Pihaknya pun menuntut kepolisian tidak melakukan pembiaran. “Ahok harus secepatnya diadili dan dihukum,” tegas Rian, Jumat.

Selain berorasi, mereka juga menggelar aksi bakar ban di tengah jalan Trans Sulawesi. Kepulan asap hitam dari ban tersebut membuat pengguna jalan terganggu. Untungnya belasan personel Polres Majene yang diterjunkan sigap mengamankan jalannya demonstrasi. Termasuk mengatur lalu lintas, sehingga aksi itu berjalan aman.

Tidak lama berselang, sekira pukul 10.45 wita massa aksi akhirnya membubarkan diri. Sebelum bubar, mereka mengancam akan melakukan aksi lanjutan dengan mengerahkan massa yang lebih besar. “Jika Ahok tidak segera diadili, kami akan kembali turun ke jalan,” ancamnya. (mg7/rul)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top