Perjalanan Dinas Fiktif Dominasi Temuan di Majene – Radar Sulbar
Majene

Perjalanan Dinas Fiktif Dominasi Temuan di Majene

Sidang MPTGR Majene, Rabu 26 Oktober 2016. (fahri/radarsulbar)

 

 

MAJENE, RADAR SULBAR — Pada Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, atas pengelolaan keuangan Pemkab Majene, Sulawesi Barat, ditemukan sedikitnya Rp108 juta kerugian negara yang tersebar di lima instansi.

Masing-masing, Bappeda senilai Rp48.211.250, Dinas PU mencapai Rp41.496.500, Dinas pendidikan (Disdik) Rp7.350.000 dan Diskoperindag sebesar Rp11.600.000 serta Kantor Kecamatan Tubo Sendana sebesar Rp5.750.000. Temuan tersebut merupakan akumulasi dari Tahun 2010 hingga 2016.

Empat SKPD tersebut kini dituntut untuk melakukan pengembalian, melalui sidang Majelis Pengembalian Tuntutan Ganti Rugi (MPTGR) yang digelar di kantor bupati Majene, Rabu 26 Oktober. Sekkab Majene, Syamsiar Muchtar, selaku Ketua MPTGR menguraikan, temuan di Bappeda adalah kelebihan honor yang tidak wajar.

Dari total temuan Rp48 juta lebih, baru sekira Rp16 juta yang dikembalikan dan tersisa Rp32.968.750 yang harus dikembalikan. Tertuntut atas temuan itu sebanyak 25 orang. Sementara temuan pada Dinas PU merupakan akun perjalanan dinas ganda dan fiktif. Dari Rp41 juta lebih temuan BPK RI dengan 24 tertuntut, tersisa Rp17.745.975 yang belum dikembalikan.

Perjalanan dinas fiktif dan ganda juga ditemui pada Disdik Majene, dari total kerugian negara Rp7 juta lebih itu, tersisa Rp3,1 juta yang harus dikembalikan. “Tertuntut hanya dua orang saja,” sebut Syamsiar, kemarin.

Diskoprindag (Dinas Koperasi UKM Perindustrian perdagangan) Majene, juga akrab dengan perjalanan dinas fiktif dan ganda sebesar Rp11 juta lebih dengan tiga orang tertuntut, sisa yang belum dikembalikan Rp2,5juta. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top