Pengangkutan Sawit Disoroti – Radar Sulbar
Mateng

Pengangkutan Sawit Disoroti

TOPOYO, RADAR SULBAR — Truk pengangkut sawit dianggap salah satu penyebab rusaknya sejumlah ruas jalan di daerah ini. Masyarakat meminta Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Mateng bersikap tegas pada pemilik truk pengangkut sawit, sehingga mereka lebih memperhatikan batas tonase jalan yang dilaluinya.

“Banyak jalan di Mateng sudah membaik karena sudah ditingkatkan. Hanya saja, beberapa kendaraan pengangkut sawit mengabaikan batas beban jalan, sehingga jalan yang baru ditingkatkan cepat mengalami kerusakan,” ungkap salah seorang warga yang mengeluhkan kondisi itu, Muh Fajar.

Ia mencontohkan, jalan poros Tumbu-Topoyo, yang ditingkatkan sepanjang dua kilometer tahun 2014 lalu, kini sudah mengalami kerusakan. Ittu karena truk yang mestinya hanya berkapasitas 5 ton, tapi dimodofikasi mengangkut sawit dengan beban 10 ton.

“Ini kan berkontribusi merusak jalan di poros Tumbu-Topoyo, dan petugas hanya diam menyaksikan keadaan ini. Padahal dalam Undang-undang angkutan barang dan jalan, jelas disebutkan kendaraan yang melampaui kapasitas adalah pelanggaran, tapi Dishubkominfo melakukan pembiaran,” ujar Fajar.

Dia berharap Bupati Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Aras Tammauni segera turun tangan. Sebab, yang dirugikan atas kerusakan jalan di Mateng adalah masyarakat luas. “Mestinya memang bupati turun tangan. Jelas-jelas sebagian besar truk di Mateng yang mengangkut sawit over kapasitas,” kunci Fajar. (**)

Click to comment
To Top